Tolak Tambang Batu Andesit, Ini Dampaknya Bagi Warga Desa Pekuncen

Beberapa masyarakat di Kampung Pekuncen mengerjakan perbuatan penampikan pada operasional tambang batu andesit di Kampung Pekuncen, Kecamatan Pekuncen. Beberapa puluh masyarakat bergabung untuk mengemukakan harapan penampikan. Tapi sebab tiada izin demonstrasi, mereka pada akhirnya mengerjakan perantaraan bersama kades, serta ditangkap petugas Polsek Pekuncen. Satu diantaranya masyarakat yang ketua group tani Kampung Pekuncen, Sadun (64) menuturkan, dia bersama beberapa puluh masyarakat lainnya menghendaki kalau tambang batu itu tak menambahkan operasional. Karena ada trauma masyarakat berkaitan efek lingkungan. “Ya ngerinya sawah jadi hancur. Air pula jadi kotor,” papar ia.

Simak Juga : batu andesit

Menurutnya tambang-tambang awal kalinya membuat efek yang serius buat masyarakat. “Kalaupun sudah memang ada izin, ya baiknya dibahas kembali lagi. Kalaupun betul-betul beresiko serius ya baiknya dicari jalan keluar atau ditarik izinnya,” ujarnya. Baca Pula: Feature Kampung Dikira Serong, Masyarakat Kampung Pejogol Cilongok Geruduk Balai Kampung Beberapa ratus Pesepeda Nyaris Setiap Malam Kumpul di Alun-alun Purwokerto Tambang Batu Diklaim Berijin Menyikapi tersedianya harapan orang terkit penampikan tambang batu andesit, Kepala Kampung Pekuncen Saefudin memgatakan kalau tambang itu telah berijin. “Saat sebelum saya jadi kades di sini tambang itu telah ada izinnya, serta izin itu turun juga dari propinsi,” ujarnya. Pimpinan Operasional Tambang Batu Andesit, Erik Yuniarto menuturkan izin tambang batu telah turun mulai sejak April 2019. “Telah izin ke DLH serta ESDM izin sudah turun,” ujarnya waktu didapati radarbanyumas.co.id. Baca Pula: Ahli : Tol di Banyumas Lejitkan Kelapangan Distribusi Logistik Barang, Tumbuhkan Industri, Awas Pindah Kegunaan Tempat Alat berat yang dipakai di pertambangan. Photo Ali Ibrahim.

Baca Juga :  batu split adalah

Menurutnya, tambang batu telah penuhi kriteria. “Berkaitan efek sudah dibahas sepanjang dua bulan bekerja ini. Dapat disaksikan air terus jernih. Serta untuk pengamnilan batunjuga telah ada batasannya, tidaklah sampai ke persawahan. Truk pun tidak tiap-tiap hari. Serta yang pasti sudah memang berijin,” jelas ia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top